Senin, 25 Mei 2020

Lantunan Lagu-Lagu Glen yang Akan Selalu Dikenang


Lantunan Lagu-Lagu Glen yang Akan Selalu Dikenang
Siapa yang tidak mengenal sosok penyanyi Glen Fredly dan lagu-lagunya yang selalu menyentuh hati. Meskipun penyanyi legendaris Indonesia ini telah tiada, namun lagu-lagunya akan selalu dikenang para pecinta musik Indonesia. Berikut adalah beberapa lagu Glen Fredly yang sempat menjadi hits besar dan akan selalu dicintai para penikmat musik Indonesia:

1. Kasih Putih

Lagu pertama dari Glen Fredly yang menjadi terkenal dan dikenal masyarakat luas adalah Kasih Putih. Lagu ini menceritakan bagaimana perasaan terdalam untuk seseorang yang dicintai. Dengan lirik yang penuh arti, lagu ini mampu menyentuh hati siapa saja yang mendengarkan.

2. Januari

Untuk para pejuang yang pernah patah hati, tentunya tidak akan asing dengan lagu Januari. Seperti judul lagunya, lagu ini menceritakan kisah cinta yang harus berakhir di bulan Januari. Meskipun sudah melalui hubungan yang cukup panjang namun pasangan harus berpisah meskipun berat. Lagu ini menjadi hymne para patah hati yang harus mengakhiri hubungan dengan para pasangannya.

3. Terpesona

Pada lagu ini Glen Fredly melakukan duet dengan Sophia Latjuba dan membuat lagu ini juga menjadi favorit semua kalangan. Terpesona merupakan lagu yang mengisahkan kekaguman seseorang pada pandangan pertama. Meskipun baru pertama kali ketemu, sosoknya membuat orang lain jatuh cinta dan terkagum.

4. My Everything

Lagu dari Glen Fredly tidak hanya tertulis dalam bahasa Indonesia, namun juga ada yang dalam bahasa Inggris. My Everything merupakan salah satu lagu Glen yang menjadi OST salah satu film di Indonesia. Namun berbeda dengan lagu Glen pada umumnya, lagu ini bertema romantis dan sangat cocok digunakan untuk pernikahan.

5. Adu Rayu

Adu Rayu merupakan karya Glen Fredly dengan Yovie dan penyanyi Tulus. Lagu ini menceritakan bagaimana dua laki-laki mencoba merayu seorang wanita untuk memilihnya. Perpaduan antara ketiga musisi terkenal Indonesia ini, membuat lagu ini sangat adem dan nyaman untuk didengarkan.
Jadi, itulah beberapa lagu terkenal Glen Fredly dan sangat disukai oleh para pecinta musik Indonesia. Untuk mendengarkan lagu-lagu top Glen ini secara online, pastikan kuota internet selalu tercukupi. Untuk melihat dan mengisi kuota tambahan, silahkan kunjungi https://www.smartfren.com/.


Kamis, 21 Mei 2020

Bersama Istrinya, Abah Deden Berjualan Tisu Berkeliling Bandung


Bersama Istrinya, Abah Deden Berjualan Tisu Berkeliling Bandung

Di dunia ini, tidak ada yang tidak diberi cobaan. Setiap orang pasti pernah mengalami manis pahitnya kehidupan, baik itu berupa cobaan ekonomi, kesehatan, keluarga, dan masih banyak lagi. Namun, tidak semua orang bisa melewatinya dengan baik. Hanya dengan doa, ikhtiar dan berserah dirilah masalah akan cepat selesai.

Dengan segenap usaha dan do’a, Abah Deden sampai saat ini masih bertahan dalam masalah yang menyelimutinya. Pejuang nafkah yang bertempat tinggal di Jl. Padalarang, Bandung tersebut dilanda kesulitan ekonomi, sehingga mengharuskan ia untuk tetap bekerja. Selain itu, ia juga diuji dengan kondisi istrinya yang mengalami penyakit kejiwaan. Mau tidak mau, ia harus bisa mengatasi masalahnya seorang diri.

Sosok Abah Deden

Banyak orang yang memanggilnya Abah Deden. Ia tidak dipanggil Mas atau Bapak karena usianya yang sudah mulai renta. Tahun ini, usianya sudah menginjak 67 tahun. Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, ia tetap gigih mencari sesuap nasi dengan berjualan tisu keliling menggunakan gerobak tuanya. Abah Deden biasa berjualan di sekitar Cicadas, Antapani, Ciganitri, dan sekitarnya.

Orang-orang tentu akan merasa takjub melihat perjuangan Pak Deden. Bukan hanya sekedar menjual tisu, tetapi ia juga membawa istrinya di dalam gerobak. Pak Deden khawatir jika istrinya ditinggalkan sendirian karena kondisi kejiwaannya sedikit terganggu. Tidak jarang istrinya berteriak-teriak saat hari sudah gelap. Oleh karena itu, ia rela kakinya kepayahan demi mencari nafkah dan juga menjaga istrinya yang sakit.

Istri Pak Deden ternyata memiliki kisah yang cukup pilu. Dulu, ia dibuang oleh mantan suaminya dan ditemukan dalam keadaan tidak berdaya di pinggir jalan. Saat itu, Abah Deden yang melihatnya merasa kasihan dan menolongnya. Lama-lama, abah mulai tertarik dan menjadikannya seorang istri.

Setiap harinya, Abah Deden harus setor sebesar 300 ribu rupiah pada bosnya. Oleh karena itu, Abah seringkali mendapatkan keuntungan yang sedikit, bahkan tidak sama sekali. Dengan kondisi seperti ini, Abah Deden kesulitan untuk mengobati sakit kulitnya yang tidak kunjung sembuh. Jangankan untuk pergi berobat, untuk makan saja susah.

Kebaikan untuk Abah Deden

Selama hidupnya, Abah Deden sudah memperlihatkan ketulusan pada sesama. Ia begitu baik ingin merawat istrinya yang mengalami gangguan kejiwaan. Meskipun kondisi ekonominya sulit, ia pantang menyerah untuk tetap berjuang hidup berdua. Untuk itu, kebaikan ini layak kita tiru agar bisa menebarkan lebih banyak manfaat pada orang banyak.

Produk asuransi syariah AlliSya Protection Plus dari Allianz bisa membantu kita untuk memulai kebaikan. Dengan menggunakan layanan asuransi ini, kita bisa memberikan perlindungan jiwa dan kesehatan terbaik pada orang-orang terkasih di sekitar kita. Oleh karena itu, kita tidak perlu was-was dengan biaya tanggungan kesehatan dan jiwa di masa depan.

Selain itu, Asuransi Syariah Indonesia Allianz juga menawarkan fitur wakaf yang bisa membantu kita untuk senantiasa berbagi rezeki kepada sesama. Anda bisa menyisihkan sebagian dana musibah yang nantinya akan disalurkan kepada peserta asuransi lain yang lebih membutuhkan. Dari dana wakaf tersebut, ada banyak orang yang bisa mendapatkan kebaikan yang tidak terhingga.

Oleh karena itu, #AwaliDenganKebaikan bersama Allianz. Dengan senantiasa melakukan kebaikan seperti Abah Deden, kita bisa memberikan manfaat sebanyak-banyaknya pada orang sekitar. Selain itu, perbuatan baik juga bisa mengantarkan Abah Deden pergi umroh gratis yang diselenggarakan oleh Allianz. Untuk itu, lakukan kebaikan sekecil apapun dari sekarang!